SELAMAT DATANG DI SMK ITTIHADIL IKHWAN SUMBERDADI MANTUP LAMONGAN JAWA TIMUR

Cara Membuat Film, Kenapa Butuh Clapper..?

Ok.. beberapa minggu belakangan ini w dan teman - teman w di beri tugas untuk membuat sebuah tugas individu yaitu membuat Video Clip untuk karaoke.. hehe,, sebenarnya tugas Adobe Premiere mencoba membuat animasi title untuk karaoke. nah banyak tuh temen w yang mencoba membuat video clip. ada yang memotong video dari film, ada potongan - potongan klip dari youtube dan sebagainya, untuk kelompok w, kita lebih milih take video sendiri. peralatan yang kita gunakan cuma kamera miniDV, tripot dan clipboard. gini lucunya ketika kita syuting banyak yang liatin kita tuh.,. udah kaya di Ragunan dah,, haha, tapi ada satu pertanyaan yang paling mengganggu w, yaitu ada yang pernah bertanya, salah satu teman w, tapi bukan sekelas, dia nanya lo ngapain pake cetekan (bahasa kerenya clipboard.. hehe), norak amat, kayak syuting beneran aja.. nah inilah yang mendorong w membuat postingan ini.
Nah.. untuk para Film Maker hal yang namanya klipboard, tapi yang lain, hehe,, yah sebagian masih belum paham kenapa w butuh seorang Clapper. gini sejarahnya.
Jauh sebelum mengenal yang namanya film atau video,. temen w ngajakin buat film dokumentasi buat perpisahan. hehe, waktu itu w kurang tertarik. obsesi w sebagai seorang arsitek masih menggebu - gebu. w suka gambar teknik waktu itu (gk penting.. hehe). nah lama - kelamaan w dan teman - teman mencoba membuat film itu. pertama kali kita gk ngerti. tapi satu hal yang w tau, kalo film kita digabung dari beberapa potongan adegan. yah udah kita ambil gambar aja, dengan beberapa adegan pendek (sampe dikejar - kejar orang gila beneran). terdesak dengan keadaan. w mulai mencari cara untuk menggabungkan video - video itu, nah allhamdulillah w ketemu dengan Windows Movie Maker (Software pembuka mata w dengan dunia multimedia). nah selanjutnya w belajar terus. sampe akhirnya, w kenal software lainnya. (Video Studio, Premiere, Pinacle Studio, Camtasia, dan lainnya).
Selanjutnya,, udah lama banget, Film dokumentasi pertama w, pertama kali w berhubungan dengan yang namannya film atau video, w mengambil gambar semaunya, terus - terus ambil semaunnya, nah pas ngedit w bingung tuh, nah dari situ w sadar yang namanya scripting harus disiapkan., agar kita gk ngambil gambar ngawur, biar nanti ngeditnya tersusun,, nah w mulai belajar scripting, w terus latihan bagaimana membuat skenario.
Setelah paham Editing dengan scripting. w mulai merasa gambar yang diambil masih terkesan seadannya, estetika nya belum dapet, masih ngasal. nah dari keinginan mendapatkan gambar yang bagus, w mulai belajar teknik mengambil gambar, untung w udah suka dengan yang namannya Photografi jauh sebelum Film, jadi w mudah paham. nah w mulai mencoba - coba bereksperimen, mencoba mendapatkan estetika dalam film, dan mencoba membagi adegan dalam beberapa bagian (Shoot), nah jadi mulai banyak video setiap per scene (adegan).
Nah. dari situ w mulai agak sombong nih.. hehe (apa coba maksudnya). w mulai memilih - milih jenis kamera yang dibutuhkan, karena format video, resolusi gambar, terus juga pengaruh shaking pada kamera, itulah ketika w membutuhkan beberpa jenis kamera, tapi allhamdulillah, karena w sudah diberi kesempatan menggunakan beberapa jenis kamera. yah itulah hidup, ada obsesi ada jalan (kaya iklan aja).
Ok pada akhirnya ada problem yang harus w selesaikan, ketika w mengambil beberapa shoot dalam satu adegan akan ada banyak sekali video, terus lagi kalo banyak yang salahnya, huhh, bisa males di cek satu persatu, w mencoba memecahkannya dengan menggunakan kertas selembar, lalu sebelum adegan dimulai, kertas diperlihatkan di depan kamera, menunjukan Scene berapa, Shoot keberapa, dan Take keberapa, nah,, kalo menggunakan kertas, agak ribet, harus banyak kertas, terus kemudian kita menggunakan papan jalan yang berpapan whiteboard, kita pake spidol untuk menulisnya. nah. kurang menyenangkan. ahh, yaudah w minta bokap w buat bikin Clipboard, haha,, akhirnya selesai, dan w menggunakan clipboard itu untuk mengatasi maslah w, dengan begitu, w gk harus mengecek video satu persatu, hanya melihat thumbnail dari tiap video w udah tau, atau memutarnya sebentar hanya untuk melihat clipboardnya sudah cukup memberitahu w, adegan keberapa, shoot keberapa dan take yang keberapa, jadi w gk terlalu lama mengedit video, w hanya mengikuti script yang w udah buat. selain itu w film akan terjamin kontinuitasnya, coba bayangkan, kalo setiap buat film, kita melakukannya secara acak, w biasanya mengambil adegan di tempat itu dulu, apakah itu adegan keberapa, yang pasti w harus selesaikan semua adegan di lokasi itu, nah gimana, pastinya video akan otomatis tak berurutan, itulah kenapa w butuh seorang clapper, yang biasnya merangkap menjadi pencatat adegan, dengan begitu w gk harus pusing memilah, mensortir video yang udah di take. nah, kalian udah paham, atau tambah bingung nih,, hehe…

LANGKAH - LANGKAH MEMBUAT FILM

Filed under Artikel bebas
Ok Guys, kayaknnya bulan in w sangat miskin waktu, sulit banget nyari waktu untuk Blog, I’m so busy this month, dan w menyebutnya Busy Month.. hehe, gk penting juga ngomongin hal itu..
Kali ini w mau menjelaskan kepada kalian Langkah - langkah membuat Film atau Video, ok mungkin postingan ini gk berdasarkan aturan perfilman sebenarnya, ini hanya langkah besar yang w selalu pake kalo w mau bikin Film bersama teman - teman, ini hanya kesimpulan yang w dapet dari sana - sini, mungkin bukan hanya w Blogger dan Director of Movie satu - satunya yang memiliki prinsip langkah - langkah seperti ini, hehe :) tapi mudah - mudahan ini bermanfaat buat kalian.
Buat Kalian yang sedang dapet tugas membuat Film oleh guru kalian, dan jika kalian awam sekali mengenai Film mungkin langkah - langkah ini dapat membantu agar kalian tidak bingung bagaimana sih cara membuat Film, karena Film bukan hanya sebuah rangkaian gambar dan suara yang memiliki cerita,, oke lah kita langsung aja ke main topic..
1. PLANING ( PERENCANAAN )
Ini adalah tahap pondasi Film, mungkin kalo kalian udah Expert langkah ini dapat di lewati, tapi kayaknya gk mungkin karena ini akan menjadi dasar sebuah film, haha.. oke dalam tahap ini kalian melakukan perencanaan, seperti menentukan Cerita apa yang akan kalian angkat, bagaimana unsur intrisik sebuah cerita itu, siapa tokoh yang akan memainkannya, dan alat apa yang kalian ingin pakai, seperti Kamera, Tripot atau Clapperboard, kalo kalian gk punya yang bagus, pake aja yang biasa aja sesuai kebutuhan, jangan karena kalian hanya menggunakan Digicam 5 MP kalian gk jadi buat Film. dan jangan lupa atur Schedule pembuatan Film dan tentukan Crewnya,, siapa yang jadi Sutradara jangan sampai di film kalian Sutradaranya bersama - sama, jadi semua orang bisa bilang “CUT… AND CUT,,, OK BAGUS,, CUT BUNGKUSSS,, HAHA”.. Terus kameramannya siapa dan lainnya.
2. SCRIPTING ( PEMBUATAN SCRIPT / SKENARIO )
Ini termasuk tahap penting dalam pembuatan Film, ini yang akan menjadi Acuan utama kalian dalam Taking gambar nanti, biar gk ngaco dan gk keluar dari Cerita, Skenario adalah pengembangan Mendetil dari Cerita kalian, buat orang yang baru belajar, gk ada aturan berarti dalam pembuatan atau format skenario, buat dalam Versi kalian sendiri, tapi gk ada salahnya kalian mengetahui bagaimana Format Skenario yang benar. mungkin On Next Post w akan mencoba memposting bagaimana membuat Skenario.. tunggu yah.. Yg penting penggambaran setiap Scene jelas, its Okay…
3. TAKING ( PENGAMBILAN GAMBAR )
Bagian ini adalah hal yang terpenting dalam Film, kalo di bagian ini kalian sedikit salah dan melenceng maka Film kalian gk akan sebagus bayangan kalian sebelumnya,, di bagian ini sangat kerasa bagaimana pentingnya 2 tahap sebelumnya,, untuk teknik pengambilan gambar w kurang cukup menjelaskan disini, w bukan ahlinya hehe.. tapi coba kalian browsing, nanti kalian akan tahu bagaimana pengambilan yang bagus itu, apa yang dimaksud Angel, ada Top Shot sampai Crazy Angel, ada Extreme Long Shoot sampai Extreme Close Up dan Rule of Third,, begitulah.. oh ya jangan lupa catat setiap Scene yang kalian Take, seperti Scene ke berapa dan Take ke berapa, tanggal Dll..
Tips : Ambilah gambar di suatu lokasi hingga selesai, tidak perduli itu Scene berapa, habiskan semua Scene yang bertempat di suatu lokasi, jangan ikuti susunan Skenario, untuk memperhemat waktu,namun kalian harus mencatat dengan Detil.
4. EDITING ( PENGEDITAN )
Ini tahap yang cukup penting dalam Video, di sini kalian akan sangat memerlukan catatan Adegan pada saat Taking,, karena disini kalian akan menyeleksi Video - video yang kalian telah ambil sebelumnya pada saat taking,. dan mencoba untuk menyusunnya kemabali berdasarkan Skenario.. ok kalo kalian Awam mengenai hal ini, w merekomendasikan menggunakan Software bawaan Microsoft Windows yaitu Windows Movie Maker, ini software tergampang untuk kalian pelajari, atau mungkin kalian mau gunakan Ulead Video Studio, Versi terbasru menjadi Corel Video Studio Pro X2, ini cukup mudah di pahami dan hasil yang cukup memuaskan, atau Pro Show Gold, Camtasia Studio, Pinacle, atau mau yang expert Adobe Premiere… coba lah cari tutorialnya, atau bukunya untuk mempelajarinnya,,,
5. LAUNCHING ( PEMENTASAN )
Ini tahap akhir dari sebuah Film, setelah semua hal secara teknis selesai, kalian harus berani me-launch Film kalian, karena disini kalian akan mendapatkan banyak kritik, saran, dan komentar yang membangun untuk Film - Film kalian selanjutnya,, kalian tidak harus membayangkan Film kalian di Launch pada Festival Film di Cannes,, haha jauh amat, atau di Bioskop, tapi menunjukannya pada teman - teman dan guru juga terasa sudah cukup, lalu perluas jangkauan Film kalian, sehingga penonton makin bertambah, karena w yakin penonton akan memberi Motivasi besar dalam Film itu…
ok dehh.. mungkin itu aja Postingan dari w,,, semoga bermanfaat buat kalian,, see yaa,, di tunggu Komentar dan sarannya ya,,,, :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

TERIMA KASIH TELAH MEMBERIKAN KOMENTAR ANDA
SEMOGA MENJADI MOTIFASI KITA UNTUK LEBIH MAJU